Sabtu, 23 November 2013

Sepanjang Diawasi, Bermain Game Positif Bagi Anak


TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak anggapan bermain alat-alat digital bagi seorang anak perilaku buruk dan tidak membuat anak kreatif. Benarkah pandangan itu?


Pemerhati tumbuh kembang anak, Eva Krismarini menyatakan, perkembangan zaman, menuntut perubahan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk gaya bermain anak.


'Kita tidak bisa memungkiri anak-anak sekarang lahir di era modern. Era komputer dan tablet atau alat permainannya barang digital yang perkembangan aplikasi naik terus bermain games,' kata Eva saat menjadi pembicara dalam talkshow Memilih Mainan yang Tepat untuk si Buah Hati yang diadakan Creativity for Kids Faber-Castell di Jakartabelum lama ini.


Yang perlu dilakukan orangtua adalah melakukan pengawasan, karena pada dasarnya games tidak semua buruk.


'Game punya rating. Ada penelitian bahwa bermain games tertentu merangsang anak mau belajar,' katanya.


Bahkan ada game yang permainannya bisa melatih daya ingat, belajar secara tidak langsung.


'Ada juga game yang bisa bermain tenis bersama orangtua. Atau game online sambung dengan orang lain. Jadi poin penting ada pengawasan di sini,' katanya.


Saat anak berusia 3 sampai 5 tahun, orangtua jangan melarang anak bermain game karena khawatir akan menimbulkan perilaku yang buruk.


'Perkenalkan main game tapi kita yang menentukan. Pengawasan yang benar game bisa bermanfaat,' katanya. (eko sutriyanto)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar