CALIFORNIA - Studio pengembang game, Rockstar, dituduh mencuri lagu milik penyanyi rap asal Amerika Serikat, Daz Dillinger. Ada dua lagu yang dibawakan Daz pada game GTA V, yang diklaim muncul tanpa izin pemiliknya.Dilansir Independent, Senin (14/10/2013), kedua lagu ini antara lain, C-Walk dan Nothing' but the Cavi' Hit. Kabarnya, rapper asal negeri paman sama itu mengirimkan surat berhenti dan tuntutan bahwa semua kopi Grand Theft Auto V yang tidak terjual harus ditarik dan dihancurkan. Menurut laporan dari situs selebriti TMZ, Dilinger telah didekati oleh pihak pengembang dan ditawarkan sejumlah uang sebesar USD4.271 atau sekira Rp46,7 jutaan untuk 'membeli' kedua lagu. Namun, tawaran tersebut dianggap 'rendah' dan penyanyi rap tersebut menolak. Hingga berita ini diturunkan, dua lagu tersebut masih bisa ditemukan dalam permainan, yang muncul dalam playlist untuk stasiun radio Los Santos's West Coast Classics. Konon, Dilinger yang merupakan anggota dari Tha Dogg Pound menginginkan tawaran yang lebih baik dari Rockstar dalam waktu 14 hari dan mengungkap kasus ini adalah tentang 'menghormati karya seorang seninman'.'Rockstar tidak melakukannya di sini dan saya tidak bisa membiarkan mereka lolos begitu saja,' kata Dillinger. Seperti diketahui, GTA V menjadi game fenomenal yang sukses untuk Rockstar dengan keuntungan penjualan lebih dari USD1 miliar dalam waktu hanya tiga hari. Game ini juga menyabet tujuh rekor dunia sekaligus di Guinness World Records.GTA V meraih rekor penjualan video game terbaik serta produk hiburan yang menghasilkan pendapatan tertinggi dalam waktu 24 jam. (ahl)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar