LENSAINDONESIA.COM: Semakin maraknya warung internet (warnet) yang menyediakan layanan game online, membuat resah orang tua dan sejumlah pihak guru di Sekolah. Pasalnya, anak didik yang sedang mengais ilmu di sekolah terganggu dengan adanya game online yang marak di Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Sehingga tidak fokuys dengan pelajaran yang diberikan guru di sekolah.
Menanggapi hal ini, Kepsek SMKN I Gunung Jati, Wisnu, mengatakan, pihaknya sangat tidak setuju dengan adanya game online yang marak di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Karena merusak generasi muda yang sedang belajar, disisi lain game oline sangat merugikan, anak didik yang seharusnya belajar malah membolos memanfaatkan game online hingga waktu pulang Sekolah.
Baca juga: Dinas Bina Marga Jabar targetkan perbaikan Jalan selesai November 2013 dan Dewan pertanyakan lepasnya aset Pemprov Jabar
Menurut Wisnu, pihaknya sangat setuju apabila mana Bisnis game online ditutup, adanya game online merupakan pemalasan apa lagi anak didik baik yang masih duduk di bangku SMP maupun SLTA ini, sangat mengganggu ketertiban bagi anak didik itu sendiri, hingga menjadi pemalas dan sering membolos
'Sekolah kami diterapkan disiplinioner, agar tidak terpengaruh bermain game online di waktu belajar, kami, memantau dalam kegiatan belajar mengajar anak didik, tetapi masih banyak yang membolos untuk main game online, pihak kamipun pernah mengerebek Game Online, tandasnya. @Moch Mansur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar