Debut Oxide Games, Tawarkan Engine Khusus
Penulis : Mohammad Mamduh
CHIP.co.id - Oxide Games adalah sebuah studio game yang baru saja berdiri di Maryland, Amerika Serikat. Meski baru seumur jagung, orang-orang yang mendirikannya merupakan maestro yang sudah lama berkecimpung dalam industri game.
Sebut saja Dan Baker, orang yang berperan dalam penciptaan DirectX 9 dan pengembangan DirectX 10 di Microsoft. Selain itu, dia juga ikut andil dalam pembuatan engine Civilization V yang dirancang khusus untuk DirectX 11.
Sebagai langkah awal, mereka mengambil jalan yang berbeda dengan developer kebanyakan. Jika studio lain mengawali debut mereka dengan membuat game, Oxide Games memulai langkah pertama mereka dengan menawarkan game engine buatan sendiri. Engine yang bernama Nitrous ini dipersiapkan untuk platform PC pada OS 64bit, Xbox One, dan Playstation 4.
Nitrous Engine dikembangkan secara khusus untuk game dengan genre strategi. Tim Kipp, salah satu pendirinya mengatakan, game sekarang pada umumnya dibuat dengan komputasi 32bit yang bergantung pada thread inti dari GPU.
Nitrous dirancang dengan komputasi 64bit agar bisa memaksimalkan semua thread yang didukung dengan teknologi Simultaneous Work and Rendering Mocel (SWARM). Selain GPU, Nitrous akan meningkatkan performa gaming dengan memaksimalkan semua core processor yang tersedia.
Selain Dan Baker dan Tim Kipp, ada juga Marc Meyer, Brian Wade, Brad Wardell yang sudah puluhan tahun bekerja untuk Firaxis, Microsoft, AMD, Intel, dan NVIDIA. Tampaknya, Nitrous Engine akan berduet dengan pembuat kartu grafis AMD.
'Sebagai industri penyedia teknologi untuk PC dan konsol, AMD sangat cocok untuk Nitrous milik Oxide. Ini merupakan sebuah lompatan yang evolusioner dalam perkembangan PC dan konsol gaming.' Kata Ritche Corpus, Direktur ISV AMD.
Beberapa developer telah menyatakan ketertarikannya terhadap engine ini, dan yang paling menunjukkan minatnya adalah Stardock Entertainment. Pembuat game Galactic Civilization dan Sins of Solar Empire ini bersedia memberikan Oxide Games dana investasi strategis.
Editor : Insaf Albert Tarigan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar