Kamis, 31 Oktober 2013

Erwin Habiskan Rp 1,5 Juta Per Bulan untuk Main Game Online



TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Selain menguras waktu dan energi, bermain game ternyata juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.


Erwin (22), warga Barito, Gayamsari, Kota Semarang, mengaku harus merogoh koceknya Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta setiap bulan untuk bermain Point Blank (PB).


Menurutnya, biaya yang dikeluarkannya sebanding dengan kepuasan yang didapatkan dalam bermain PB. Jika dia bermain polosan atau karakter standar, char (karakter game) miliknya akan cepat mati. Paling-paling, kata dia, ditembak dua kali saja sudah keok.


'Jadi harus pakai hollow dan vest. Senjata juga harus yang chas (peralatan berbayar),' katanya.


Hollow merupakan fiture peningkat kekuatan daya ledak senjata, sementara vest meningkatkan daya tahan rompi antipeluru.


Untuk bisa menjadi garang dalam permainan, tropers (pemain PB) memang harus melengkapi char miliknya dengan peralatan canggih yang hanya disediakan bagi pengguna chas. Chas ini merupakan nominal angka yang bisa didapatkan melalui pembelian voucher game PB.


'Kalau sudah isi chas, tinggal pilih senjata yang bisa dipakai atau perlengkapan lain,' kata Erwin.


Demi game, mahasiswa jurusan teknik informatika perguruan tinggi swasta di Semarang ini pun rela menyisihkan uang jajan bulanan dari orangtuanya di Salatiga. Bahkan dia rela meski harus makan mi instan asalkan chas PB tetap ada.


Walaupun bisa dikatakan ketagihan, Erwin tidak setiap hari bermain PB. Namun sekali bermain, minimal dia menghabiskan waktu delapan jam. Sedangkan saat hari libur, dia bisa bermain game selama 24 jam penuh.


Pemilik char berpangkat Kapten grade dua nick name Jinx_Pro_Ahua ini mengaku, kebiasaannya ini tak ingin diketahui oleh orangtuanya di Salatiga. Menurutnya, apabila orangtuanya tahu waktunya hanya habis di warnet (warung internet), maka uang jajan bisa distop.


Sudah pernah diperingatkan sama bapak di kampung, jadi mainnya sembunyi-sembunyi. Meski bapak tidak lihat, tapi kadang telepon,' kata tropers yang mengaku sering berpindah-pindah clan.


Clan merupakan kelompok yang terdiri dari 50 hingga 250 orang troper di PB yang menjadi identitas kelompok itu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar