Senin, 02 Desember 2013

Kaleidoskop Game 2013

Penulis : Mohammad Mamduh


CHIP.co.id - Tak terasa tahun 2013 akan segera berakhir. Dari sisi software, industri game belum mempunyai perkembangan yang berarti jika dibandingkan dua tahun lalu yang disebut sebagai tahun keemasan industri game. Di sisi lain, tahun ini merupakan saat yang tepat untuk kemunculan konsol-konsol generasi terbaru.


Apa saja peristiwa-peristiwa penting pada industri game, terutama PC yang terjadi sepanjang tahun 2013? CHIP akan memberikan penjelasannya melalui artikel ini.


Pada bulan Januari hingga bulan Juli, cukup banyak game-game dari ternama yang dirilis. Sebut saja DmC: Devil May Cry (Januari), Dead Space 3, Crysis 3, dan Aliens: Colonial Marines (Februari), Tomb Raider, Sniper: Ghost Warrior 2, Resident Evil 6, Bioshock Infinite, dan Starcraft 2: Heart of The Swarm (Maret), Far Cry 3: Blood Dragon, GRID 2, dan Metro: Last Light (Mei), Remember Me, Dark, Deadpool dan Company of Heroes 2 (Juni).


Tiga judul pertama yang dirilis pada bulan Juni merupakan game terbaru yang bukan sekuel atau bagian dari franchise ternama. Ada juga game ternama tetapi mengusung tema reboot, yaitu game dengan cerita yang berlatar waktu kejadian sebelum seri pertamanya, seperti Tomb Raider dan DmC: Devil May Cry.


Untuk PC, gamer akhirnya bisa merasakan kembali game-game strategi yang sudah mendarah daging pada platform ini, yaitu Total War: Rome II dan Company of Heroes 2. Namun, karena berbagai masalah teknis yang dimiliki, kedua game ini tidak mendapatkan penilaian yang lebih bagus dari pendahulunya. Pihak pengembang pun menyadari hal ini dan tetap memperhatikan game buatannya dengan merilis patch atau map baru demi menyenangkan hati para pemainnya.


Gamer PC juga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk merasakan beberapa game yang sebelumnya meluncur untuk konsol saja. Meskipun sudah dirilis sejak 2010, Castlevania: Lords of Shadow tetap bisa memanjakan para gamer di PC kesayangan mereka. Mortal Kombat: Komplete Edition juga menjadi game hasil port yang menuai sukses karena gamer PC bisa kembali bermain game bergenre fighting.



Menjelang akhir tahun, gamer kembali disuguhkan oleh game-game yang secara rutin meluncur tiap tahunnya. Assassin's Creed, Batman, Battlefield, Call of Duty, Grand Theft Auto, Saints Row, Splinter Cell adalah judul ternama yang selalu ditunggu oleh para gamer di seluruh dunia.


Dari semua game itu, Grand Theft Auto V adalah yang paling fenomenal. Pasalnya, selain memakan biaya pengembangan terbesar sepanjang sejarah GTA, game ini juga sangat dinantikan karena perubahan- besar-besaran yang terdapat di dalamnya. Penjualan pada hari pertamanya pun diwarnai dengan berita-berita yang heboh sekaligus menakutkan.


Di sisi lain, platform Android tampaknya mendapatkan perhatian serius dari beberapa produsen hardware. Untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih baik kepada gamer Android, NVIDIA memperkenalkan konsol mini miliknya, NVIDIA SHIELD yang di dalamnya terpasang NVIDIA Tegra 4. Selain itu, ada pula konsol mini buatan vendor lain seperti Ouya dan MadCatz M.O.J.O.


Steam pun tidak mau ketinggalan dalam meramaikan ragam konsol. Tahun ini, mereka memberikan tiga kejutan yang sebenarnya baru akan terwujud pada tahun depan, yaitu , Steam Controller, dan Steam Machine.


Yang paling menarik adalah, meskipun Steam Machine akan mempunyai ukuran yang sama dengan PC Mini-ITX, arsitektur yang terdapat di dalamnya sama persis dengan apa yang ada di dalam PC, sehingga nantinya pemiliknya dapat mengupgrade bahkan membuat ulang dari awal mesin ini.


Tahun 2013 juga menjadi waktu yang sangat tepat untuk menyongsong era gaming yang baru. Mengapa? Karena pada penghujung tahun inilah dua konsol generasi terbaru, Xbox One dan Playstation 4 dipasarkan. Fakta uniknya, keduanya menggunakan kartu grafis milik AMD dan dibuat dengan arsitektur yang sama dengan PC.


Pada tahun ini juga, masalah keuangan menimpa beberapa developer game, menyebabkan sebagian dari mereka harus menyatakan bangkrut, mengurangi jumlah karyawan, hingga pasrah terhadap tawaran akuisisi dari penerbit ternama.


, divisi khusus yang bergerak dalam pengembangan game dan merupakan bagian dari Blitz Studios, telah membubarkan diri akibat menurunnya pemasukan. Di sisi lain, telah berganti kepemilikan setelah 80% sahamnya dibeli oleh SEGA.


Itulah ringkasan seputar informasi penting terkait dunia gaming pada tahun 2013 ini.


Mengenai prediksi tahun depan, CHIP memperkirakan pengembang indie akan bertambah banyak dan unjuk gigi berkat dukungan situs-situs crowdfunding. Semua platform pun akan mendapat perhatian mereka. Untuk berita-berita terbaru mengenai game, pantau terus .


Editor : Insaf Albert Tarigan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar