Rabu, 04 Desember 2013

Game Angkot Bandung Datang Lagi

Rabu, 04 Desember 2013 | 18:11 WIB



Jumlah pengguna Stack the Stuff mencapai 250 ribu orang, yang mayoritas berasal dari Amerika Serikat, Eropa, dan Australia. Game ini dibuat oleh Nightspade yang berdiri sejak awal 2010 dan bermarkas di Bandung. Pendirinya adalah lulusan ITB, Inas Luthfi, Dody Dharma, Teddy Pandu, dan Garibaldy W. Mukti. Sebanyak 11 game khusus telepon pintar telah mereka buat, di antaranya adalah Nuclear Outrun dan Give a Dam. Itunes.apple.com


http://crossgamers.blogspot.com/, Bandung - Game angkutan kota (angkot) di Bandung hadir lagi dengan penampilan baru. Angkot the Game, nama game itu, kini muncul dengan format tiga dimensi dengan latar senyata rute trayek Dago-Kebon Kalapa. Game untuk semua usia dan kalangan itu bisa dimainkan penuh secara gratis. Game buatan Oray Studio di Bandung itu dapat diunduh dalam versi penuh sejak 1 Desember 2013. Jika pada Oktober lalu masih dirilis berupa preview dengan dua misi di Facebook, sekarang pemain bisa bermain dengan sembilan misi.'Selain mengangkut penumpang biasa dan barang saat mudik, ada lagi angkot yang disewa dan kejar-kejaran,' kata ketua tim pembuat Angkot the Game, Iqbal Aribaskara, Rabu, 4 Desember 2013.Pada game yang kini masih versi beta ini, pemain berperan sebagai sopir angkot. Tugasnya mengangkut penumpang dan mengumpulkan ongkos sebanyak-banyaknya.Begitu pula ketika angkot dipakai untuk mengangkut barang pemudik. Barang yang jatuh, misalnya, akan mengurangi duit yang didapat. Sebelum bermain, pemain harus mendaftar di situs Oray Studio atau Facebook dan mengunduhnya. 'Jumlah pengguna sekarang sudah 51 ribu orang, kebanyakan orang Bandung dan Jakarta,' ujar Iqbal, yang juga pemilik Oray Studio.Menurut Iqbal, game angkot akan terus disempurnakan dan dirilis utuh pada awal 2014. Selanjutnya, Iqbal dan timnya berencana membuat game angkot serupa dengan latar di kota lain, seperti Jakarta dan Surabaya.Selain di komputer, game yang berjalan di sistem operasi Android itu bisa dimainkan di komputer tablet dan handphone pintar. 'Di ponsel, versinya akan dibuat berbeda,' kata dia.ANWAR SISWADI


Tidak ada komentar:

Posting Komentar